Updated: 4 Mar 2025     Author: Indah Hikma     Comments: 0     English   |   Bahasa

Bagaimana Cara Membuat Voice Over Studio Sederhana di Rumah?

  1. Home
  2. Voice Over Blog
 
Table Of Content
 
 
 
Memasuki era teknologi, voice over Indonesia terus beradaptasi dengan menggunakan peralatan canggih guna mendukung proses rekaman. Meskipun bisa dilakukan di mana saja termasuk rumah, namun pastikan memiliki sound treatment yang bagus. 
 
Sebenarnya baik studio profesional maupun rumahan harus dilengkapi oleh ruang vokal yang berkualitas dan treatment untuk menjaga kualitas suara dalam ruangan. Seperti diketahui bahwa noise serta gangguan suara di sekitar mikrofon seringkali menurunkan nilai dari hasil rekaman itu sendiri. Sementara pada voice over, output harus benar-benar sempurna. 
 
Satu-satunya solusi untuk membuat hasil rekaman berkualitas ialah membuat voice over studio dengan treatment yang bagus. Bagaimana caranya untuk mewujudkan itu? Simak ulasan mengenai alasan pemilihan ruangan yang tepat, tips memilih mikrofon hingga tips terbaik mengoptimalkan studio rumahan di bawah ini!
 

Pemilihan ruangan yang tepat untuk voice over studio

Proses rekaman sebenarnya mudah dipraktikkan. Kegiatan ini bisa dilakukan di mana saja, baik itu rumah, kantor atau ruangan terbuka. Sayangnya, tidak semua tempat memberikan jaminan ketenangan yang bisa membuat suara terdengar jernih. 
 
Penggunaan tempat rekaman yang kurang tepat seringkali memberikan noise serta gema yang sulit dihapus saat proses editing. Bahkan pada beberapa kasus tidak dapat dibuat menjadi sepenuhnya bersih, sehingga tentu saja ini menurunkan kualitas dari voice over. 
 
Apalagi di era modern ini banyak rekaman yang dilakukan di ruang tamu, kamar, dan tempat lainnya yang ada di dalam rumah. Itulah mengapa penting memilih ruangan yang tepat untuk studio agar kualitas voice over layaknya diproduksi di studio profesional.
 

Menyiapkan peredam suara untuk mengurangi pantulan suara

Studio rekaman profesional menghabiskan banyak biaya untuk perawatan suara. Selain memudahkan saat proses rekaman, juga memberikan kemudahan bagi engineer untuk mengendalikan sesi recording
 
Nah, metode ini bisa diadaptasi meskipun menggunakan studio rumahan dengan menyiapkan peredam guna mengurangi pantulan suara. Untuk mengujinya, berdirilah di tengah ruangan, kemudian cobalah bertepuk tangan. Dengarkan tingkat kebisingan gema atau pantulan. 
 
Biasanya dalam struktur bangunan semakin padat material di dinding, maka makin banyak energi akustik yang diserap. Namun hal ini tidak dimiliki oleh semua bangunan. Maka dari itu penting melakukan isolasi atau mencegah suara-suara dari luar ruangan yang masuk dan menyusup ke dalam rekaman vokal. 
 
Meredam suara di dalam ruangan bisa dilakukan dengan cara sederhana. Seperti menggantung kasur atau selimut pada dinding. Bisa juga melapisi karpet tebal untuk “mematikan ruangan”. 
 

Menyusun akustik dalam studio voice over 

Studio rumahan berpeluang mengalami tingkat kebisingan yang tinggi. Selain karena disebabkan oleh ruangan yang tidak memiliki peredam, juga memungkinkan suara dari luar seperti suara kendaraan, aktivitas, dan apapun yang sifatnya eksternal masuk ke dalam hasil recording
 
Selain faktor lingkungan, seringkali ruangan juga bergema atau disebabkan oleh suara tak langsung, yang mana merupakan efek dari medan tidak bebas dari area tertutup. Contohnya seperti suara pintu, jendela, atau benda lainnya. 
 
Menyusun akustik pada studio rumahan bertujuan untuk meredam suara di sekitar dan meningkatkan hasil rekaman. Dimulai dari proses konstruksi awal hingga akhir seperti lantai, dinding non paralel, jendela kaca ganda, pintu dan sebisa mungkin tidak membiarkan cahaya masuk. 
 
Akustik studio lantas bisa diuji dengan lima cara, yakni 1) Background noise dalam ruangan recording yang cukup rendah; 2) Kebocoran suara dari dalam dan keluar ruangan studio tidak terdengar; 3) Kualitas suara dari voice over talent terdengar jelas dan bersih; 4) Jika menambahkan alunan musik atau backsound, terdengar nyaman di telinga; dan 5) Tidak terdengar suara hingar bingar di sekitar lingkungan studio.
 
Ketika akustik studio sudah terpenuhi, selanjutnya tinggal bagaimana menerapkan acoustic treatment sebagai cara menghentikan suara yang dihasilkan oleh sesi rekaman memantul kembali dari permukaan manapun ke dalam mikrofon, sehingga menjadi gema. 
 
Kebocoran ruangan sedikit saja dapat merusak kualitas suara, sehingga selanjutnya pastikan studio rumahan memiliki unsur akustik yang juga memadai. 
 

Memilih dan menyiapkan mikrofon yang sesuai untuk studio voice over

Mempersiapkan proses rekaman tidak berhenti pada membuat studio rumahan layaknya profesional. Salah satu yang tidak kalah penting menentukan kualitas hasil audio adalah penggunaan mikrofon.
 
Mikrofon merupakan media yang menghubungkan antara voice over talent dengan audiens sebab melalui perangkat ini gelombang suara diubah menjadi energi listrik. Kemudian dialirkan melalui perantara kabel menuju ke alat digital agar dibaca oleh komputer atau tools perekam lainnya. 
 
Dalam dunia recording, jenis mikrofon yang paling populer ialah dinamis dan kondensor. Singkatnya, mikrofon dinamis dapat menahan tingkat tekanan suara yang tinggi. Meskipun memiliki struktur sederhana, yakni diafragma diikuti oleh kumparan yang digantung di antara dua magnet dan magnet permanen, namun terbilang awet dan berharga terjangkau. 
 
Sementara mikrofon kondensor berisi diafragma yang terbuat dari logam tipis dan backplate. Saat gelombang suara mengenai diafragma, ia bergetar dan menghasilkan arus listrik kecil. Sayangnya, dibandingkan dengan mikrofon dinamis, jenis ini membutuhkan tambahan daya atau phantom power yang cukup besar sekitar 9 hingga 48 volt. 
 
Kesimpulannya, memilih dan menyiapkan mikrofon untuk rekaman perlu mempertimbangkan beberapa hal penting, seperti:
 
  1. Pilih yang kualitasnya bagus dan tidak rentan kerusakan. 
  2. Sesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya untuk rekaman voice over biasanya menggunakan mikrofon dinamis. 
  3. Hindari membawa atau menyentuh mikrofon dari tempat satu ke lainnya. Contohnya seperti di Inavoice yang selalu meletakkan mikrofon di stand, sehingga selalu steady setiap saat. 
  4. Bersihkan dari debu karena bisa menyebabkan mikrofon kehilangan sensitivitas atau mengubah respon frekuensi. Ada baiknya menutupi dengan pelindung, seperti kantong plastik khusus mikrofon.
  5. Bila memutuskan untuk disimpan dan digunakan sewaktu-waktu pastikan untuk sediakan kontainer empuk bertutup rapat yang dilengkapi oleh silica gel. Fungsinya untuk menyerap kelembaban dan menjaga mikrofon tetap kering.

 

 

Menggunakan audio interface yang paling tepat

Audio interface merupakan solusi praktis bila kamu menginginkan perangkat yang mudah. Seringkali ini menjadi pilihan bagi voice over talent pemula yang masih bingung menggunakan berbagai macam alat recording
 
Bila didefinisikan audio interface adalah sebuah alat vital yang digunakan untuk melakukan rekaman suara. Di dalamnya terdapat Analog to Digital converter (AD), pre amp, dan Digital to Analog Converter (DA). Fungsinya pun beragam tergantung dari jenisnya, seperti:
 
  1. Mengubah sinyal analog ke digital, yang mana suara merupakan energi kinetik atau gerak kemudian menjadi energi listrik disalurkan ke DC atau Analog Digital Converter. Dari sana, energi listrik diubah lagi menjadi data digital.
  2. Mengubah data digital menjadi gelombang suara analog. 
 
Nah, agar memberikan hasil maksimal pada recording, kamu bisa memanfaatkan audio interface yang tepat seperti USB audio interface dan firewire audio interface. 
 

USB Audio Interface

Menurut The New York Times, USB audio interface memungkinkan pengguna menghubungkan semua jenis mikrofon. Di sisi lain juga dapat menghubungkan instrumen secara langsung. 
 
Interface jenis ini telah banyak digunakan oleh para podcaster karena terbilang user friendly, affordable dari segi harga dan memiliki kombinasi fitur. Beberapa contoh USB audio interface yang populer dan dimanfaatkan untuk project rekaman profesional antara lain Focusrite Scarlett 2i2 3rd Gen, Universal Audio Volt 2, Focusrite Vocaster Two dan Audient EVO 4.
 

Firewire Audio Interface

Apabila kamu menginginkan audio interface yang sedikit lebih outdated, maka pilihannya jatuh pada firewire audio interface. Ini adalah perangkat yang berfungsi sebagai penghubung antara sumber audio seperti mikrofon ke komputer melalui port firewire. 
 
Baik USB maupun firewire audio interface memiliki keunggulan dan hampir tidak ada beda dari segi fungsi. Namun pemilihan untuk menggunakannya perlu disesuaikan dengan port yang ada pada laptop atau komputer.
 

Peralatan tambahan yang dapat meningkatkan kualitas studio voice over

Studio voice over profesional banyak menginvestasikan untuk peralatan. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas suara dan membangun kepercayaan terhadap klien. 
 
Selain menyediakan studio rumahan yang memenuhi standar recording, untuk memaksimalkan hasil sediakan peralatan tambahan seperti pop filter dan shockmont. 
 
 
Kedua perangkat tersebut mampu mengurangi kebisingan latar, sehingga unwanted noise atau gema yang ada di sekitar mikrofon bisa dihindari. Lantas apa fungsi lainnya dari pop filter dan shock mount? 
 

Menggunakan pop filter dan shock mount untuk menghasilkan rekaman yang bersih

Pop filter memiliki dua fungsi. Pertama untuk menghilangkan suara popping ketika berbicara di depan mikrofon. Kedua mencegah air liur voice over talent masuk ke mikrofon. 
 
Well, mari kami berikan penjelasan singkat mengenai masing-masing fungsi tersebut. Pertama, saat mengucapkan kata-kata plosive, misalnya seperti menunjukkan emosi yang meluap, merintih dan sedih yang teramat dalam, tekanan udara yang masuk ke dalam mikrofon menyebabkannya kelebihan beban. 
 
Sama halnya ketika mencoba tertawa di depan mikrofon, maka akan membuatnya mengeluarkan suara yang terdengar seperti letupan. Jadi, pop filter ditempatkan di depan pengeras suara tersebut untuk membantu menghilangkan udara yang bergerak cepat.
 
Biasanya pula pop filter terpasang pada dudukan mikrofon itu sendiri, sehingga membuat penggunaannya praktis. Dengan itu saja, sudah bisa membantu meredam kebisingan di sekitar lingkungan. 
 
Mengenai fungsi yang kedua, yakni mencegah air liur masuk ke mikrofon. Garam dari air liur manusia memiliki kandungan korosif, sehingga pop filter membantu keawetannya.  Cara tersebut juga bisa menyelamatkan perangkat dari bau tidak sedap dan kerusakan di kemudian hari. 
 
Selain pop filter, perangkat tambahan lain yang bisa diaplikasikan pada studio rumahan ialah shock mount. Fungsinya untuk mengisolasi kebisingan di sekitar mikrofon dengan mencegah getaran yang merambat ke atas dudukan perangkat tersebut. 
 
Sebab sebenarnya, diafragma pada mikrofon memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap getaran eksternal di sekitar. Maka sekecil apapun frekuensinya, pasti akan terdengar dan menyebabkan noise. Sederhananya saja, alasan inilah yang menjadi poin utamanya penggunaan shock mount pada studio profesional. 
 
Pada praktiknya, shock mount mampu menahan mikrofon di tempatnya, kemudian mengisolasi dengan aman dudukan atau boom yang dipasang. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah ini berlaku untuk mikrofon dinamis yang bersifat less sensitive
 
Meskipun mikrofon dinamis kurang sensitif dibandingkan kondensor dan menangkap lebih sedikit getaran saat proses rekaman. Akan tetapi tetap disarankan menggunakan shock mount agar semakin menjernihkan suara yang masuk dan keluar.
 

Tips dan praktik terbaik untuk mengoptimalkan studio voice over di rumah

Rekaman suara rumahan berpotensi memiliki kualitas yang sama dengan studio profesional. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sekaligus dipraktikkan untuk membuat home studio yang memiliki standar broadcast
 
Meskipun ini membutuhkan banyak peralatan dan cukup menguras kantong, namun output yang dihasilkan juga sepadan. Di Inavoice kami mengenalnya dengan good in and good out. Jadi, tips dan praktik terbaiknya seperti kami rangkum berikut ini: 
 
  • Sound treatment

Ada dua jenis sound treatment dalam dunia rekaman voice over, yakni isolation dan acoustic treatment. Keduanya sama-sama langkah praktis untuk memastikan setiap suara yang masuk ke dalam mikrofon tanpa noise.
 
Secara definisi, isolation adalah mencegah suara-suara yang berasal dari luar ruangan masuk dan menyusup ke dalam rekaman vokal. Sementara acoustic treatment ialah menghentikan suara seperti gema atau gaung yang masuk ke dalam mikfrofon. 
 
  • Memastikan lingkungan di sekitar mikrofon tanpa gangguan

Menggunakan perangkat  yang bisa meredam suara bising memang penting untuk menjaga kualitas audio. Tetapi yang juga perlu diperhatikan bagaimana lingkungan di sekitar mikrofon. 
 
Mic surrounding memainkan peran besar dalam menentukan opsi perekaman suara. Misalnya seberapa jauh posisi mulut pembicara dengan mikrofon, apakah ruangan disekitar cukup aman tanpa gema dan bising, hingga posisi mikrofon itu sendiri. 
 
Inavoice pernah melakukan eksperimen terkait mic surrounding dengan melakukan rekaman di tempat bising. Menggunakan beberapa metode dan modifikasi, praktik ini bisa berhasil. Namun selanjutnya harus berurusan dengan proximity effect dan plosive dengan EQ dan pengeditan terfokus. 
 
Tentu saja hal tersebut cukup rumit bagi project rekaman, utamanya voice over yang dituntut sesuai deadline. Maka solusi terbaiknya yakni memastikan mic surrounding aman dari gangguan kebisingan serta gema serta didukung oleh investasi alat. 
 
  • Mengaplikasikan vocal booth

Vocal booth merupakan bilik khusus yang berfungsi mengontrol apa yang terjadi di sekitar mikrofon. Produser dan record engineer sejak dulu telah menggunakan alat ini untuk menghentikan gangguan yang tidak diinginkan selama proses rekaman. 
 
Voice over adalah tentang bagaimana menyampaikan audio secara jelas dan jernih kepada audiens. Berangkat dari sana, studio profesional menginvestasikan pada peralatan canggih dan mumpuni untuk mendukung proses rekaman. 
 
Meskipun kamu masih sebagai voice over talent pemula yang hanya mengandalkan studio rumahan, tidak ada salahnya juga turut memodifikasi salah satu ruangan agar menjadi home studio yang juga memiliki peralatan profesional.