Updated: 27 Nov 2025     Author: Sasmitha     Comments: 0     English   |   Bahasa

Tisa Julianti: Bukti Karier Voice Over Nggak Cuma Jadi Talent

  1. Home
  2. Voice Over Blog

Summary: Jika Anda mencari inspirasi karier voice over di Indonesia, nama Tisa Julianti wajib disimak. Voice talent legendaris di balik iklan-iklan besar (seperti Shopee dan Spotify) ini telah berkarya lebih dari tiga dekade. Artikel ini mengupas tuntas perjalanan Mbak Tisa dari seorang pengisi suara profesional hingga menjadi mentor dan founder D&W. Pelajari langkah-langkahnya untuk membuktikan bahwa dunia voice over jauh lebih luas dari sekadar menjadi talent, sekaligus temukan tips penting yang ia bagikan untuk Anda yang ingin naik level di industri ini.

Kalau kamu udah lama berkecimpung di dunia voice over (VO), pasti nggak asing lagi dengan nama Tisa Julianti. Suara khasnya sering banget muncul di berbagai media besar, mulai dari iklan Shopee sampai Spotify.
 
Yup, itu dia! Wanita dengan suara lembut tapi powerful ini sudah malang melintang di industri VO sejak tahun 1993. Tapi yang menarik, meskipun sudah berkarier selama lebih dari 30 tahun, Mbak Tisa nggak mau berhenti di zona nyaman. Buatnya, dunia voice over itu bukan cuma tentang “jadi pengisi suara”, tapi juga tentang tumbuh, berkembang, dan berbagi.
 
Nah, kali ini Inavoice akan mengajak kamu mengulik perjalanan karier Mbak Tisa Julianti biar kamu tahu kalau industri VO itu luas banget, dan kamu juga bisa meniru langkah Mbak Tisa buat mengembangkan sayapmu di bidang ini!


Siapa Itu Tisa Julianti?

Sebelum kita bahas lebih jauh, yuk kenalan dulu dengan sosok inspiratif yang satu ini. Tisa Julianti adalah seorang pengisi suara profesional yang sudah aktif di dunia VO lebih dari tiga dekade. Pengalaman kerjanya nggak main-main. Mulai dari iklan TV, iklan radio, iklan digital, sampai dubbing anime dan film sudah pernah dia jajal.

Bisa dibilang, Mbak Tisa adalah salah satu veteran VO di Indonesia yang tetap dikenal sampai sekarang. Nggak cuma karena suaranya yang khas, tapi juga karena kemampuannya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan industri.
 
Dan yang bikin makin keren, sekarang Mbak Tisa nggak cuma berfokus di depan mic aja. Ia juga berperan sebagai founder dan mentor di kelas VO D&W (@dubberandwriter). Melalui platform ini, Mbak Tisa membagikan ilmu, pengalaman, dan insight-nya ke para voice talent yang baru mulai berkarier maupun yang ingin naik level ke tahap profesional. Jadi, buat Mbak Tisa, dunia VO bukan cuma pekerjaan, tapi juga wadah untuk berkarya dan berbagi.


Tisa Julianti: Jadi Mentor Itu Menyenangkan

Menariknya, Mbak Tisa nggak langsung terjun ke dunia mentoring begitu saja. Setelah bertahun-tahun jadi pengisi suara, dia merasa sudah waktunya untuk membagikan ilmu dan pengalamannya itu. Tapi ternyata, peran sebagai mentor justru membuka perspektif baru yang bikin dia jatuh cinta lagi sama dunia VO.
 
Menurut Mbak Tisa, jadi mentor itu bukan cuma soal ngajarin teknik baca naskah atau intonasi. Tapi juga tentang menularkan semangat, etika, dan mindset positif ke para muridnya. Ia merasa, pengalaman panjang yang dia punya akan jauh lebih berarti kalau bisa jadi bekal buat orang lain.
 
Dan memang terbukti, banyak alumni dari kelasnya yang akhirnya bisa menembus dunia profesional.  Buat Mbak Tisa, setiap kali melihat muridnya berkembang, itu jadi kepuasan tersendiri.
 
Ia percaya, ilmu yang dibagikan nggak akan habis, justru makin berlipat. Semakin banyak yang ia ajarkan, semakin banyak pula hal baru yang bisa dia pelajari dari para talent muda.
 
Buat Para Voice Over Talent, Ini Pesan dari Mbak Tisa
Setelah bertahun-tahun berkecimpung di industri VO, tentu saja Mbak Tisa punya banyak banget insight yang berharga. Melalui Inavoice, Mbak Tisa menyampaikan beberapa pesan penting yang wajib kamu simak, terutama kalau kamu baru mau mulai atau lagi berusaha naik level di dunia voice over:
 
  • Kenali profesi voice over sedalam-dalamnya: Menurut Mbak Tisa, VO bukan cuma soal baca naskah dengan suara bagus. Lebih dari itu, kamu harus bisa menghidupkan pesan dan membangun emosi lewat suara. Seorang voice actor yang baik bukan cuma punya suara yang enak didengar, tapi juga bisa bikin pendengarnya merasa terhubung.

  • Belajar dengan serius dan terus berkembang: Zaman sekarang, belajar VO itu gampang banget. Kamu bisa akses informasi lewat YouTube, podcast, atau ikut kelas online. Tapi, kalau mau benar-benar berkembang, kamu perlu belajar dari mentor yang aktif di industri ini. Ikut komunitas, workshop, atau kursus seperti di D&W bisa jadi investasi yang berharga banget buat kariermu.
  • Cintai profesimu dan setiap prosesnya: Mbak Tisa menekankan bahwa menjadi voice talent butuh kesabaran dan ketekunan. Jangan buru-buru pengen hasil besar. Nikmati setiap proses latihan, setiap revisi, bahkan setiap penolakan karena semua itu adalah bagian dari perjalananmu untuk menjadi lebih baik.
  • Attitude di atas skill: “Suara bisa bikin kamu dikenal, tapi attitude yang bikin kamu bertahan lama.” Ini kalimat yang paling sering diulang Mbak Tisa. Buat dia, sopan santun, disiplin, dan profesional adalah kunci utama buat bisa sukses jangka panjang. Skill bisa diasah, tapi attitude menentukan apakah klien dan rekan kerja mau terus bekerja sama denganmu atau tidak.

  • Jaga industri ini tetap sehat: Mbak Tisa juga menyoroti pentingnya solidaritas antar talent. Persaingan itu wajar, tapi jangan sampai jadi ajang saling menjatuhkan seperti perang harga atau rebutan proyek. Dunia VO akan jauh lebih kuat kalau semua voice actor saling support, bukan saling sikut. Jadi, kalau kamu mau menjaga ekosistem industri VO ini tetap sehat, itu berarti kamu juga ikut membangun masa depan kariermu sendiri.


Dari Voice Talent ke Inspirator

Melihat perjalanan panjang Mbak Tisa, jelas banget kalau karier di dunia VO itu nggak mentok di satu titik aja. Kamu bisa mulai sebagai voice talent, lalu berkembang jadi mentor, produser, atau bahkan bikin studio sendiri.
 
Contohnya adalah Mbak Tisa. Dulu, ia hanya seorang pengisi suara. Sekarang? Ia adalah mentor, founder, dan inspirator bagi banyak orang yang ingin serius menekuni dunia voice over.
 
Perjalanannya membuktikan kalau suara bisa membuka banyak pintu, asal kamu tahu bagaimana memanfaatkannya dengan baik. Mulai dari membangun personal branding, menjaga relasi profesional, sampai terus upgrade skill di bidang lain seperti menulis naskah, mengedit audio, atau bahkan marketing personal.
 
Industri VO itu luas banget. Jadi, jangan batasi dirimu cuma dengan jadi pengisi suara. Kamu bisa jadi creative entrepreneur di bidang ini, selama kamu terus belajar dan berani mengambil peluang baru.
 
Nah, dari kisah Mbak Tisa Julianti ini, semoga kamu makin sadar kalau karier sebagai voice actor itu punya banyak jalan dan kesempatan, ya. Kuncinya cuma tiga: rajin upgrade diri, punya attitude bagus, dan peka terhadap peluang.
 
Suaramu memang bisa jadi pintu pertama yang bikin orang mengenalmu, tapi integritas dan kerja keraslah yang bikin kamu bertahan lama di industri ini. Jadi sekarang, coba deh renungkan, kamu mau membawa skill dan pengalamanmu sebagai talent ke arah mana, nih? Apapun tujuanmu, ingat selalu: you deserve better!
 
Pastikan setiap langkahmu membawa kamu ke level yang lebih tinggi, bukan cuma dalam karier, tapi juga dalam versi terbaik dari dirimu sendiri. Karena seperti yang sudah dibuktikan oleh Mbak Tisa, skill yang bagus dan sikap yang baik bisa membuatmu terbang tinggi di bidang apapun, termasuk dunia voice over.