24 Feb 2021     English   |   Bahasa

Definisi Voice Acting dan Pekerjaan Selain Voice Over Talent

  1. Home
  2. Voice Over Blog

Summary : "Definisi voice acting adalah main category pekerjaan yang merupakan induk dari pekerjaan voice over talent, dubber, radio announcer, podcast host, dsb. Di bawah kategori ini terdapat 2 kategori yaitu narator dan orator. Voice over talent, dubber, radio announcer, podcast host, merupakan bentuk pekerjaan dibawah lingkup narator yang bertugas untuk membacakan naskah dari balik layar untuk menyampaikan pesan."

 

Apapun pekerjaan anda, kami menyarankan anda untuk mengulik pekerjaan itu lebih dalam sehingga anda mengerti mengenai roots pekerjaan anda. Layaknya seorang musisi, anda harus mendengarkan banyak referensi untuk dapat menciptakan karya yang menarik, baik referensi dari genre yang disukai, maupun genre yang merupakan akar dari genre yang anda sukai.

Jangan salah, produk voice over yang anda buat merupakan karya anda. Melalui karya-karya itulah anda akan semakin lebih dikenal dan membuka luas kemungkinan anda untuk mendapatkan lebih banyak job voice over. Jadi ada baiknya anda memperdalam mengenai roots dan sejarah mengenai voice over itu sendiri.

 

Definisi Voice Acting

Bila kita berbicara mengenai industri voice over Indonesia atau bahkan dunia, anda tentu tidak dapat melepaskannya dari sebuah scope atau payung besar bernama voice acting. Lantas apakah voice acting itu? Sesuai dengan namanya, voice acting merupakan sebuah jenis pekerjaan yang menggunakan suara untuk berakting.

Di United Kingdom, voice acting juga dikenali sebagai profesi yang berspesialisasi untuk mendramatisasi sesuatu. Wajar bahwa United Kingdom memiliki sejarah yang panjang dalam drama radio, khususnya melalui drama radio legendaris di stasiun radio BBC. Menurut wikipedia, voice acting sendiri diartikan sebagai seni mempertunjukan olah suara untuk merepresentasikan sebuah role yang mensuguhkan informasi pada audiensnya.

Sejarah Voice Acting

Tidak diketahui sejak kapan voice acting telah mulai dilakukan sebagai pekerjaan. Track awal yang dilakukan oleh tim Inavoice.com menemukan fakta bahwa voice acting telah dilakukan oleh para pendongeng dan pembaca puisi di Afrika yang disebut Griot. Tradisi ini terus di bawa hingga mereka dikirim menggunakan kapal-kapal untuk menjadi budak di Amerika.

Setidaknya Griot merupakan salah satu contoh bentuk voice acting pada jaman lampau, dimana seorang yang berprofesi sebagai Griot harus mampu membius para pendengarnya dengan bacaan dongeng, dan tentunya puisi-puisi yang dibacakan.

Terlepas dari ini banyak orang yang mempercayai bahwa voice acting pertama diciptakan oleh Walt Disney untuk mengisi kebutuhan film animasi Mickey Mouse yang berjudul Steamboat Willie. Walaupun ada anggapan lain bahwa voice acting pertama telah dilakukan pertama kali oleh Reginald Fessenden pada tahun 1900 untuk mengabarkan berita cuaca.

Voice Acting di Indonesia

Lantas sejak kapan roots voice acting muncul di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia terkenal dengan keberagaman budaya dan turunannya, maka kita bisa memaknai bahwa voice acting sebenarnya sudah tumbuh disekitar kita sejak jaman dulu. Kita bisa melihat bahwa Dalang juga melakukan kegiatan voice acting setiap kali ada pertunjukan wayang, dongeng juga berkembang dengan pesat dalam perkembangan budaya di Sumatra, dan banyak lainnya yang mungkin akan sangat panjang bila dicontohkan satu persatu.

Seiring dengan perkembangan dunia broadcasting baik secara internasional maupun di dalam negeri, scope pekerjaan voice acting ini jadi lebih diperluas dan juga dipergunakan dalam terms-terms broadcasting. Sebut saja drama radio dan voice over merupakan salah satu turunan voice acting yang kini sangat populer di era modern ini.

Belum lagi kini podcast juga menjadi produk broadcasting yang diminati, sehingga cakupan voice acting sebenarnya begitu luas dan dapat dipergunakan dalam berbagai pekerjaan.

Podcast Sebagai Bentuk Voice Acting dan Broadcasting

Apakah podcast juga disebut sebagai produk broadcasting? Pada dasarnya, podcast juga merupakan produk broadcasting, yang mana pada awal ide penemuan podcast merujuk pada terms radio on demands dengan keuntungan setiap orang dapat mendengarkan program radio secara berulang tanpa pernah takut untuk ketinggalan program radio kesayangannya.

Pada perkembangannya pun, podcaster-podcaster modern juga menggunakan pola-pola broadcasting, seperti alat perekamannya, distribusinya, bahkan konten-kontennya yang juga bisa membuat podcast merupakan produk turunan broadcasting.

Urgensi Menjelaskan Voice Acting di Indonesia

Mengapa perlu menjelaskan voice acting? Menurut kami, hal ini penting untuk diberitahukan kepada para voice over talent karena informasi-informasi ini jarang didapatkan melalui portal-portal berita yang lain. Kami meyakini bahwa untuk menjadi seorang voice over talent yang baik, anda harus menyukai profesi ini. Menyukai profesi ini tentunya juga dengan mempelajari baik sejarahnya hingga kemungkinan perkembangan kedepannya. Layaknya orang berpacaran, anda harus PDKT terlebih dulu, mengetahui asal muasalnya, dan mengembangkannya sesuai dengan cita-cita anda.

Selain itu, di pesatnya perkembangan industri voice over yang ada di Indonesia saat ini, masih banyak kesalahkaprahan dalam memahami pekerjaan voice over, sehingga core dari menjadi voice over talent itu seakan menghilang. Apa itu core sebagai voice over talent? Yaitu theater of mind. Padahal, theater of mind merupakan kunci kesuksesan voice over talent.

Theater of mind lah yang membuat anda menjadi lebih mudah dalam melakukan breakdown brief dari client. Kami telah membahas ini secara detail dalam blog Kritik Pada Perkembangan Voice Over Indonesia dan Permasalahannya : Theater of Mind?

5 Turunan Pekerjaan Voice Acting

1. Poetry Reader / Pembaca Puisi

Poetry Reader / Pembaca Puisi merupakan sebuah profesi yang juga merupakan turunan dari voice acting. Seorang pembaca puisi menggunakan suaranya (tentunya) untuk membacakan puisi, dengan emphasis, nada, dan intonasi tertentu untuk mengirimkan pesan yang terkandung dalam sebuah puisi.

Pada perkembangannya, acara-acara pembacaan puisi di depan publik sering dilakukan di toko-toko buku, coffee shop, dan cafe. Tak jarang, puisi yang multitafsir dibacakan oleh beberapa pembaca puisi dan didengarkan oleh audiens umum yang juga memiliki ketertarikan pada dunia puisi.

 

2. Radio Drama Actor / Actress

Aktor radio drama juga merupakan sebuah profesi turunan dari sebuah payung besar voice acting. Drama radio di Indonesia mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1970 - 1990 awal. Banyak sekali Aktor drama radio yang menjadi sangat populer pada tahun-tahun tersebut. Sebut saja Fery Fadli, dan beberapa nama besar lain yang secara bergantian terlibat dalam industri drama radio dengan judul-judul besar seperti Saur Sepuh, Brama Kumbara, dll. Bahkan di tahun-tahun tersebut mulai bermunculanlah sanggar-sanggar olah suara untuk memproduksi kebutuhan drama radio.

Menjadi aktor drama radio memiliki tantangan tersendiri. Seorang aktor drama radio harus memiliki theater of mind yang sangat baik sehingga bisa memerankan sebuah karakter dalam sebuah script tanpa bantuan indra apapun kecuali indra pendengar. Seorang aktor drama radio wajib memiliki kemampuan berakting di depan microphone, cakap dalam memainkan emosi suara, dan intonasi. Tak jarang, seorang aktor drama radio harus menguasai beberapa tonal suara sekaligus agar dapat memainkan beberapa karakter sekaligus.

 

3. Dubber / Seniman Sulih Suara

Dubber atau seniman sulih suara merupakan pekerjaan yang juga merupakan turunan voice acting. Bagaimana tidak? Dubber merupakan seniman yang mengantarkan film animasi atau film produksi luar negeri lainnya agar dapat dimengerti oleh audiens berbahasa lokal.

Dubber berperan penting untuk menghidupkan film-film yang di-localize agar sesuai dengan karakter yang tumbuh dilingkungan lokal. Hampir sama dengan pemeran suara radio drama, Dubber harus menguasai beberapa intonasi bahkan tonal suara yang berbeda agar dapat berperan menjadi beberapa character dalam sebuah produksi.

 

4. Voice Over Talent / Voice Talent

Sampailah kita pada voice over talent, sebuah profesi yang sedang berkembang dengan pesat di Indonesia. Voice over talent yang juga sering disebut sebagai pengisi suara ini dulunya dikenal sebagai narator, merupakan profesi yang bertujuan untuk mendistribusikan pesan dalam iklan, atau company profile, agar dapat dikonsumsi oleh target audiens dari produk voice over tersebut.

Voice over talent secara tidak langsung bertanggung jawab atas engagement produk voice over yang akan di distribusikan, sehingga menjadi voice over talent harus mampu menghidupkan produk voice over yang diisi.

Pandemi menyadarkan kita bahwa voice actor tidak perlu bekerja dengan melakukan visit studio session. Namun voice actor harus bisa menyesuaikan kebiasaan baru client, yaitu menggunakan voice over Internet protocol, atau voip untuk melakukan remote recording session. Dengan menyesuaikan kebutuhan untuk terus maju, diharap profesi yang tumbuh pesat di Indonesia ini menemukan bentuk yang tepat untuk bisa tetap stay in the game.

 

5. Podcaster / Podcast Host

Menurut info yang berhasil dihimpun oleh tim Inavoice.com, podcast pada platform spotify sebentar lagi bisa di monetize loh. Seperti yang telah dituliskan di atas juga, menjadi podcaster hampir mirip dengan menjadi radio announcer, hanya saja platform distribusinya yang berbeda, yaitu melalui media Internet dan bisa ditayangkan on our demand.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat podcast, hingga menayangkannya di Spotify. Beberapa hal tersebut bisa dibaca melalui artikel Inavoice.com tentang podcast ini.

Dari 5 pekerjaan populer voice acting di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa ada satu kesamaan yang menggarisbawahi pekerjaan ini, yaitu theater of mind. Masing-masing pekerja voice acting harus mampu memainkan peran melalui suara yang dimilikinya. Semua profesi tersebut harus belajar intonasi dan pendalaman berbagai macam karakter untuk menghidupkan naskah yang akan di bacakan.

Kesamaan yang paling penting dari 5 pekerjaan populer voice acting di atas adalah, semua orang yang bekerja dalam ranah voice acting, harus bekerja keras untuk mampu menyampaikan pesan dari naskah agar dapat tersampaikan dengan baik kepada audiens.

Inavoice.com mencoba untuk menjabarkan dunia voice acting lebih luas pada orang yang memiliki ketertarikan pada dunia voice over. Kami merasa bertanggungjawab untuk menyebarkan info ini agar setiap orang mampu memperluas scope kesukaannya pada dunia ini. Dengan lebih mencintai voice over, secara tidak langsung anda akan terus mengembangkan industri yang masih akan terus berkembang.

References

Wikipedia : https://en.wikipedia.org/wiki/Voice_acting

Facebook Email Twitter Print